UNY RAIH PERINGKAT PERTAMA KELULUSAN UJIAN TULIS NASIONAL PPG SM-3T

Universitas Negeri Yogyakarta berhasil menempati peringkat pertama untuk kelulusan Ujian Tulis Nasional dari 11 LPTK penyelenggara PPG SM-3T. Presentase capaian kelulusan Ujian Tulis Nasional (UTN) PPG SM-3T sebesar 77, 87 %. Hasil tersebut diumumkan pada Rabu (20/1/2016). Dari jumlah 253 mahasiswa Angkatan III SM-3T sejumlah 197 peserta lulus dan sisanya sebanyak 56 mahasiswa PPG SM-3T harus mengulang. Mahasiswa yang tidak lulus dapat mengulang pada ujian ulangan yang digelar pada Senin (25/1/2016).
Penyelenggara PPG SM-3T tersebar di yakni Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Medan, Universitas Pendidikan Ganesha (Denpasar), Universitas Negeri Padang, dan Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung).
Menurut Ketua P2TK, Suyud, M.Pd. bahwa tahun ini passing grade kelulusan adalah 60 point. Naik 10 point daripada tahun lalu yang hanya 50 point. Prodi yang berhasil lulus 100 % adalah prodi Pendidikan Geografi dan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. “Sedangkan mahasiswa yang harus mengulang terdiri dari prodi PPKN sebanyak 10 mahasiswa, prodi Pendidikan IPS 1 mahasiswa, Biologi sebanyak 1 mahasiswa, PGSD sebanyak 1 mahasiswa, PLB sebanyak 1 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 8 Mahasiswa, pendidikan Ekonomi sebanyak 1 mahasiswa, Pendidikan Fisika sebanyak 7 mahasiswa, Pendidikan IPA sebanyak 5 mahasiswa, Pendidikan Kimia sebanyak 4 mahasiswa dan Pendidikan Matematika 12 mahasiswa, tandas Suyud, M.Pd.
Menurut Ketua Pengelola Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. keberhasilan UTN ini tidak ditentukan dalam waktu sekejap melainkan membutuhkan proses panjang selama 1 tahun. Tidak hanya siap secara akademik tapi juga secara psikologis. “Untuk mencapai 100 % kelulusan, prodi masing-masing menggelar pendalaman materi. Para mahasiswa juga secara mandiri membentuk kelompok belajar dengan tutor teman sejawat. Serta saling memberikan motivasi dan semangat juang untuk lebih siap menghadapu ujian ulang,” harap Bambang.